in

Faktor Yang Mempengaruhi Harga crypto Di Dunia

Faktor Yang Mempengaruhi Harga crypto1
Source: Freepik

MONEYBLINK.COM – Seperti aset finansial lainnya, Faktor Yang Mempengaruhi Harga crypto  ditentukan oleh posisi permintaan dan penawaran. Di bawah ini, kita akan membahas tujuh faktor penting yang mempengaruhi dinamika harga aset kripto.

Dari sudut pandang penawaran, faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga aset kripto adalah:

Kebijakan Moneter dan Tokenomics

Kebijakan moneter dan tokenomics merupakan dua konsep yang saling berkaitan, terutama dalam konteks ekonomi kripto.

1. Kebijakan Moneter

Dalam dunia tradisional, kebijakan moneter adalah bagaimana suatu negara mengendalikan persediaan uang, menetapkan tingkat bunga, dan mengatur inflasi.

Bank sentral biasanya bertanggung jawab untuk menentukan kebijakan moneter.

Tujuannya adalah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil, mengendalikan inflasi, dan mendorong pekerjaan. Kebijakan ini dapat memiliki dampak besar pada nilai mata uang dan ekonomi secara keseluruhan.

2. Tokenomics

Dalam konteks kripto, tokenomics adalah studi tentang sistem ekonomi yang dapat dibangun menggunakan token blockchain.

Ini melibatkan pemahaman tentang bagaimana token dibuat, didistribusikan, dan dikelola.

Konsep tokenomics mencakup persediaan token, mekanisme pembakaran, hak dan manfaat yang diberikan kepada pemegang token, dan banyak aspek lainnya.

Tujuan tokenomics adalah menciptakan sistem yang adil dan berkelanjutan, yang mendorong penggunaan dan retensi token dalam jangka panjang.

Dalam dunia kripto, kebijakan moneter dapat ditentukan oleh algoritma dan aturan yang telah ditetapkan sebelumnya dalam kode blockchain

. Sebagai contoh, Bitcoin memiliki kebijakan moneter yang ketat dimana jumlah total Bitcoin yang akan pernah ada adalah 21 juta. Kebijakan ini adalah bagian dari tokenomics Bitcoin dan tidak dapat diubah kecuali dengan konsensus yang luas dari jaringan.

Permintaan Terhadap Teknologi Blockchain

Pertama, permintaan terhadap teknologi blockchain merujuk pada berapa banyak perusahaan, pemerintah, dan individu yang ingin menggunakan teknologi ini.

Teknologi blockchain, yang merupakan dasar dari semua aset kripto, menawarkan banyak keuntungan, termasuk transparansi, keamanan, dan efisiensi.

Ketika lebih banyak entitas memutuskan untuk mengadopsi teknologi ini, permintaan terhadap aset kripto cenderung meningkat, yang pada gilirannya meningkatkan harga.

Kedua, permintaan terhadap teknologi blockchain juga dapat meningkatkan nilai aset kripto melalui peningkatan adopsi dan penggunaan.

Sebagai contoh, ketika sebuah perusahaan besar memutuskan untuk menerima Bitcoin sebagai bentuk pembayaran, hal ini dapat mendorong kenaikan harga Bitcoin karena peningkatan permintaan.

Ketiga, permintaan terhadap teknologi blockchain dapat meningkatkan harga aset kripto melalui pengembangan dan peluncuran proyek blockchain baru.

Ketika proyek-proyek ini diluncurkan, mereka sering kali menerbitkan aset kripto baru yang dapat dibeli oleh investor.

Ini meningkatkan permintaan dan bisa meningkatkan harga aset kripto tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa sementara permintaan terhadap teknologi blockchain dapat meningkatkan harga aset kripto, hal ini juga dapat meningkatkan volatilitas.

Baca Juga:  Bunga Deposit BRI Simulasi dan Keuntungan

Teknologi dan pasar masih dalam tahap awal, dan masih banyak variabel dan risiko yang belum diketahui. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian yang cermat dan berhati-hati dalam membuat keputusan investasi.

Adopsi Massal dari Investor Ritel dan Institusi

Adopsi massal dari investor ritel dan institusi berperan penting dalam pertumbuhan dan stabilitas pasar mata uang kripto. Berikut adalah bagaimana kedua kelompok ini mempengaruhi pasar:

1. Investor Ritel

Investor ritel adalah individu yang membeli dan menjual aset keuangan seperti mata uang kripto untuk kepentingan pribadi mereka, bukan untuk organisasi atau perusahaan.

Mereka biasanya memiliki lebih sedikit dana untuk investasi dibandingkan dengan investor institusi. Namun, jumlah investor ritel yang besar dapat sangat mempengaruhi pasar.

Ketika banyak investor ritel membeli atau menjual mata uang kripto secara bersamaan, hal ini bisa berdampak signifikan terhadap harga.

Selain itu, adopsi massal dari investor ritel dapat menambah legitimasi dan kepercayaan pada teknologi blockchain dan mata uang kripto.

2. Investor Institusi

Investor institusi adalah perusahaan atau organisasi yang berinvestasi dalam aset keuangan dalam skala besar.

Mereka mencakup dana pensiun, dana hedge, asuransi, dan bank. Ketika investor institusi berinvestasi dalam mata uang kripto, mereka biasanya melakukan transaksi dalam jumlah yang sangat besar, yang bisa berdampak besar pada harga.

Adopsi oleh investor institusi dapat memberikan sinyal kepercayaan dan stabilitas pada pasar mata uang kripto.

Hal ini dapat menarik lebih banyak investor ritel dan institusi lainnya untuk berinvestasi dalam mata uang kripto.

Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat peningkatan adopsi mata uang kripto oleh kedua investor ritel dan institusi.

Misalnya, beberapa perusahaan besar seperti Tesla dan MicroStrategy telah berinvestasi dalam Bitcoin.

Sementara itu, platform perdagangan seperti Coinbase dan Binance telah memudahkan bagi investor ritel untuk membeli dan menjual berbagai mata uang kripto.

Mengapa Harga Aset Kripto Sangat Volatil?

Pasar dipengaruhi oleh narasi. Cryptocurrency tidak menghasilkan imbal hasil seperti instrumen ekuitas yang memiliki data pendapatan dan laba.

Jumlah transaksi di bursa aset kripto tidak dapat diukur, sementara data ukuran on-chain tidak dapat menjelaskan kondisi pasar kripto yang sebenarnya.

Pada akhirnya, investor juga mengalami kesulitan mengukur volume perdagangan aset kripto karena data volume on-chain dari sebuah cryptocurrency tidak mencerminkan total data perdagangan yang terjadi di seluruh platform bursa aset kripto.

Kesimpulan

Dalam dunia aset kripto, pemahaman terhadap faktor-faktor yang Faktor Yang Mempengaruhi Harga crypto

Mengetahui faktor-faktor tersebut bukan hanya membantu kita untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik, tetapi juga membantu kita untuk memahami bagaimana teknologi blockchain dan aset kripto berkembang.

Walaupun demikian, perlu diingat bahwa aset kripto merupakan instrumen investasi yang sangat volatil.

Sehingga, sebaiknya digunakan sebagai alat diversifikasi portofolio dan bukan sebagai instrumen investasi utama.

Selain itu, sangat penting untuk melakukan penelitian sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam aset kripto.

Written by Bagus Fachri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengatur Keuangan

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Gen Z

faktor yang mempengaruhi harga saham

Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham